Mudah, Khusyuk, Terpecaya

Peraturan Visa Umroh Terbaru 2026: Pengajuan Visa Dibuka, Validasi Tiket dan Hotel Kini Lebih Ketat

Bagikan

Makkah, Juni 2026 – Pemerintah Arab Saudi melalui Kementerian Haji dan Umrah resmi membuka kembali pengajuan visa umroh untuk musim 1448 H mulai 31 Mei 2026, sementara izin masuk ke Kota Makkah dan penerbitan permit umroh melalui aplikasi Nusuk dapat dilakukan mulai 1 Juni 2026. Kebijakan terbaru ini membawa sejumlah perubahan penting yang wajib diperhatikan oleh Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umroh (PPIU) maupun calon jamaah.

1. Pengajuan Visa Umroh Sudah Dibuka

Arab Saudi telah membuka kembali proses pengajuan visa umroh setelah berakhirnya musim haji 1447 H. Seluruh dokumen jamaah harus lengkap dan sesuai dengan ketentuan terbaru sebelum visa diproses.

2. Tiket Pesawat Wajib Terverifikasi

Dalam sistem terbaru, data penerbangan jamaah akan diverifikasi secara elektronik. Kesesuaian maskapai, kode PNR, serta jadwal keberangkatan dan kepulangan menjadi salah satu syarat yang diperiksa sebelum visa diterbitkan. Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh perjalanan jamaah tercatat dengan baik dalam sistem resmi Arab Saudi.

3. Hotel Harus Terdaftar di Sistem Nusuk

Akomodasi jamaah kini wajib menggunakan hotel yang telah terdaftar dan memiliki kontrak resmi dalam platform Nusuk. Pemesanan hotel yang tidak sesuai atau tidak terintegrasi dengan sistem berpotensi menyebabkan pengajuan visa ditolak. Kebijakan ini bertujuan meningkatkan perlindungan dan kenyamanan jamaah selama berada di Tanah Suci.

4. Jamaah Memiliki Kartu Identitas Resmi

Setiap jamaah umroh akan memiliki kartu identitas resmi yang berisi data penting jamaah selama berada di Arab Saudi. Kartu ini berfungsi sebagai identitas resmi untuk berbagai kebutuhan layanan dan pengawasan selama pelaksanaan ibadah.

5. Masa Berlaku Visa Disesuaikan dengan Durasi Program

Pemerintah Arab Saudi kini menerapkan masa berlaku visa yang lebih sesuai dengan durasi perjalanan jamaah. Dengan demikian, jadwal keberangkatan dan kepulangan harus direncanakan secara lebih akurat sesuai program yang telah didaftarkan.

6. Sistem Tasreh Rawdah Kolektif Dihapus

Perubahan penting lainnya adalah penghapusan pendaftaran tasreh (izin) Rawdah secara kolektif melalui agen. Setiap jamaah diwajibkan melakukan pendaftaran secara personal melalui aplikasi Nusuk sesuai kuota dan jadwal yang tersedia. Kebijakan ini diharapkan dapat menciptakan sistem yang lebih transparan dan tertib.

Imbauan bagi Calon Jamaah

Dengan semakin terintegrasinya sistem umroh melalui platform Nusuk, calon jamaah disarankan untuk mendaftar melalui PPIU resmi, memastikan data paspor dan tiket sesuai, serta melakukan pemesanan hotel yang telah terdaftar dalam sistem Arab Saudi. Persiapan dokumen yang lengkap sejak awal akan mempercepat proses penerbitan visa dan meminimalkan kendala menjelang keberangkatan.

“Peraturan baru ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Arab Saudi untuk meningkatkan keamanan, kenyamanan, dan kualitas layanan bagi jutaan jamaah umroh dari seluruh dunia.”

Scroll to Top